Jejak Intelektual Terserak: Sosial, Agama, Budaya, dan Literasi

Judul: Jejak Intelektual Terserak: Sosial, Agama, Budaya, dan Literasi
Penulis: Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I.
Dimensi: 13 x 19 cm
Tebal: viii + 133 halaman
ISBN:
Kertas Isi: Bookpaper 72 Gram

Description

Buku adalah penanda peradaban. Sebuah buku adalah representasi keilmuan penulisnya. Gagasan dan pikiran yang terkandung dalam sebuah buku merupakan modal penting dalam memajukan peradaban.
Salah satu tradisi dalam penerbitan buku di Indonesia adalah kata pengantar dari ahli atau orang yang dinilai sebagai ahli. Kata pengantar memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah memberikan titik pijak untuk memahami isi buku yang ditulis. Adanya kata pengantar biasanya memberikan daya tarik tersendiri bagi pembaca.
Saya bukan ahli. Saya kira lebih tepatnya saya dianggap sebagai ahli. Padahal jelas belum sampai di level itu. Namun demikian saya sulit menolak ketika ada kolega yang meminta kata pengantar. Sepanjang saya menguasai temanya, biasanya saya akan membuatkan kata pengantar.
Selama setahun (2022), saya menulis beberapa kata pengantar. Sayang jika kata pengantar itu terserak di mana-mana. Awal tahun 2023 ini saya mengumpulkan beberapa kata pengantar yang sudah saya tulis. Saya baca ulang, perbaiki, dan kemudian jadikan satu. Jadilah buku ini. Buku ini, dengan demikian, bukan buku utuh karena merupakan kompilasi kata pengantar dengan tema yang beragam. Sesederhana apa pun, buku ini setidaknya menjadi dokumen historis buat saya, anak, dan keturunan saya selanjutnya tentang pentingnya tulisan.