Description
Perubahan zaman, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Dalam konteks tersebut, pembelajaran tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi perlu memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, karakter, serta kemampuan peserta didik untuk menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Hal inilah yang menjadi salah satu benang merah dalam berbagai tulisan yang dihimpun dalam buku ini.
Pada bagian pendidikan dasar dan madrasah ibtidaiyah, pembahasan diarahkan pada penguatan karakter melalui pembelajaran bermakna, pendekatan deep learning, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran sains, peran strategis guru, penguatan literasi Pancasila, pemanfaatan teknologi dalam asesmen, penyusunan soal berkualitas dan HOTS, hingga inovasi media pembelajaran. Berbagai gagasan tersebut menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, teladan, sekaligus perancang pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, pembahasan mengenai RA/TK/PAUD/PIAUD memperluas perspektif tentang pentingnya pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kreativitas, budaya lokal, lingkungan sebagai sumber belajar, permainan, pengalaman langsung, perkembangan motorik, literasi digital, kecerdasan buatan, digital play, serta pendekatan multisensori menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, aman, dan bermakna. Buku ini juga menegaskan pentingnya keterlibatan guru, orang tua, masyarakat, serta pengelola satuan pendidikan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.







