Hakikat Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Judul: Hakikat Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Penulis: Dewi Sadiah, Muhammad Ahsanul Husna
Editor: Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd., AIFO. Dr. Muchlinarwati, S.E,. M.A.
Dimensi: 14 x 21 cm
Tebal: x + 247 hlm
ISBN:
Kertas Isi: Bookpaper 72 Gram

Categories: ,

Description

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman keagamaan sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan peserta didik. Pembelajaran PAI tidak semata-mata diarahkan pada penguasaan pengetahuan tentang ajaran Islam, tetapi juga pada penguatan keimanan, ketakwaan, pembentukan akhlak mulia, serta penumbuhan sikap dan tanggung jawab dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Dengan demikian, pembelajaran PAI perlu dirancang dan dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu mewujudkan proses pendidikan yang utuh, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kepribadian peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Buku ini disusun dalam tiga bagian utama yang memiliki keterkaitan substantif dan saling melengkapi. Bagian pertama mengkaji penguatan literasi keagamaan melalui pembelajaran PAI berbasis digital dan nilai Islam. Bagian kedua membahas pembelajaran PAI secara holistik, sedangkan bagian ketiga menguraikan transformasi pendidikan agama Islam berbasis nilai dan teknologi. Keseluruhan pembahasan tersebut menghadirkan beragam perspektif mengenai strategi pembelajaran, penguatan karakter, pemanfaatan media pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam praktik pendidikan. Keragaman perspektif ini diharapkan dapat memperluas wawasan pembaca dalam memahami hakikat dan pengembangan pembelajaran PAI secara komprehensif.

Dalam konteks perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang berlangsung secara dinamis, pembelajaran PAI dihadapkan pada kebutuhan untuk terus beradaptasi tanpa kehilangan landasan nilai dan orientasi spiritualnya. Inovasi dalam pendekatan, strategi, dan media pembelajaran menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan relevansi dan kualitas pendidikan. Namun, setiap bentuk pengembangan tersebut perlu senantiasa berpijak pada prinsip-prinsip keislaman agar kemajuan pedagogis dan pemanfaatan teknologi tetap sejalan dengan tujuan pembentukan karakter, penguatan moral, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.