Teologi Islam: Akar-akar Kemunculan dan Aliran-aliran di Dalamnya

Judul: Teologi Islam: Akar-akar Kemunculan dan Aliran-aliran di Dalamnya
Penulis: Prof. Dr. Imam Fu’adi M.Ag.
Dimensi: 14 x 21 cm
Tebal: x + 141 hlm
ISBN:
Kertas Isi: Bookpaper 72 Gram

Category:

Description

Di antara kajian penting dalam Islam yang kadang terabaikan adalah kajian tentang Sejarah Pemikiran Islam, buku ini menekankan pentingnya kajian sejarah pemikiran Islam yang meliputi teologi (ilmu kalam), tasawuf, dan filsafat. Selama ini, pemahaman keislaman sering kali terfokus pada aspek fikih saja, bahkan terbatas pada satu mazhab tertentu. Akibatnya, gambaran tentang Islam menjadi kurang komprehensif dan berpotensi menimbulkan pemahaman yang sempit jika tidak disertai kajian terhadap dasar hukum dan sejarah perkembangannya.
Kemudian menggarisbawahi bahwa teologi merupakan salah satu aspek penting dalam Islam yang membahas persoalan mendasar tentang akidah. Kajian teologi tidak hanya berbicara tentang konsep ketuhanan, tetapi juga menyentuh isu-isu penting seperti iman, kufur, serta batasan seseorang tetap berada dalam Islam atau keluar darinya. Hal ini menjadikan teologi berbeda dari fikih yang lebih berfokus pada hukum halal dan haram.
Lebih jauh, pembahasan teologi dalam buku ini juga mencakup persoalan-persoalan kompleks, seperti bagaimana menilai seorang Muslim yang melakukan dosa besar, atau bagaimana memandang non-Muslim yang berbuat kebaikan. Dengan demikian, teologi tidak hanya membahas hal-hal prinsipil, tetapi juga menyentuh perdebatan-perdebatan penting yang berkembang dalam sejarah pemikiran Islam, termasuk lahirnya berbagai aliran teologi.
Dalam konteks kehidupan modern, kajian teologi menjadi semakin relevan di tengah derasnya arus informasi dan beragam ajaran keagamaan yang tersebar melalui media digital. Pluralitas pemikiran, baik yang berasal dari dalam maupun luar Islam, menuntut umat untuk memiliki pemahaman yang kuat dan bijak. Buku ini hadir sebagai upaya untuk memberikan landasan dalam memahami tauhid secara lebih mendalam, sehingga pembaca mampu bersikap moderat, kritis, dan tidak mudah terjebak dalam perbedaan yang tajam.