Description
Sebagai animal symbolicum dan homo semioticus, kehadiran simbol merupakan sesuatu yang alamiah karena simbol hadir dari kebutuhan manusia untuk mengkomunikasikan ide, perasaan, norma, aturan, dan harapan kepada Tuhan dan sesamanya. Karenanya, dalam hidupnya, manusia tidak terlepas dari simbol. Bahasa yang mereka gunakan, bahkan diri setiap manusia adalah juga simbol yang membawa makna tertentu.
Secara kategoris, tata simbol dalam upacara pengantin Jawa dapat dibedakan ke dalam simbol yang berupa dedaunan, bunga-bungaan, buah-buahan, makanan-minuman, gending-gending, urutan prosesi pernikahan, benda-benda dan busana. Simbol-simbol tersebut memiliki makna terima kasih (panuwunan), do’a atau permohonan (panyuwunan), harapan, dan nasihat.







