Description
Di tengah derasnya arus modernitas, manusia menghadapi tantangan besar dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial. Buku Senjakala Manusia di Ambang Modernitas menggali dinamika perubahan masyarakat modern yang semakin individualistis, rasional, namun tetap mencari makna transendental. Melalui serangkaian esai kritis, buku ini menyoroti bagaimana teknologi digital mempengaruhi keberagamaan, dari munculnya fenomena agama-agama baru hingga peran media sosial dalam moderasi beragama dan ekstremisme. Selain itu, pembahasan mengenai advokasi sosial terhadap isu-isu kemanusiaan, seperti legalisasi aborsi bagi korban pelecehan seksual, memberikan perspektif baru tentang bagaimana agama dan teknologi bisa beriringan dalam membentuk kebijakan yang lebih humanis.Buku ini mengajak pembaca untuk merenungi bagaimana modernitas tidak selalu bertentangan dengan spiritualitas, tetapi bisa menjadi jalan untuk menemukan keseimbangan antara dunia material dan nilai-nilai keagamaan.







